Waktu bergulir tak terasa
Namun kau tetap sama
Berjalan ditempat dan tak kenal dunia
Ku bosan dengan segala pola hidupmu!
Yang tak pernah berubah,
Diam, stastis dan tak kenal arah…huh!
Kau terus berhalusinasi
Hingga kau pun terpatri
Tak sadar haripun t’rus berganti
Lingkaran hitam bagai cela mata!
Meresap kelam hitam mendalam!
Asap pekat, serbuk surga dunia!
Menjadi rutinitas menuju kematian
Zat yang kau konsumsi! Bukanlah solusi!
Kau tak berhak menentukan takdir untuk mati!
Temukan celah hari! Beri sedikit makna! Dalam hidupmu!
Bukalah mata hati! Beri sedikit makna! Dalam hidupmu!
Cari Lirik
LirikAnd I wish this year could be a better season
Here I am sipping coffee and starring at the ceiling
And I’m all weird inside, I take my guitar out of the space
And then the past emerges, miss understanding, bad conversation from me…
Even you don’t care about my feeling
I’m still your friend when you get pain
I remember when you were dreaming
I was the ghost when you are lost
Yes I do…Yes I do…
I want to spend rest of my life with you…
Yes I do…Yes I do…
I’ll be your friend and your number one fan
I can’t wait until I hear your amazing voice, but…
When I dial your number, your heart was not at home
And start blaming my self
And I…wanna better season…
When I get Up…feel so much pain
Should I give up?…should I give up?
Shana, kau pendusta!
Atas dasar apa kau berpaling? memutar balikan fakta!
Namun kau t'lah mendua
Sepertinya ku tak pernah berarti di dalam benak mu dan dirinya…
Hina….
Shana, keparat kau!
Ini sudah kedua kalinya, kau khianati semua…
Janji yang tercipta…
Hanyalah omong kosong belaka, mengiris hati perlahan-lahan
Perlahan…..dan takkan pernah lagi ku harapkan dirimu!
Selamat tinggal kau pendusta hati…, pendusta janji…
Hari-harimu kan penuh karma…
Selamat tinggal kau pendusta hati…, pendusta janji…
Hari-harimu kan penuh karma…
Shana, hentikanlah!
Aku bosan menjadi pecundang,
Terkekang dalam belenggu yang kau sembunyikan
Sepertinya ku tak pernah berarti di dalam benak mu dan dirinya…
Hina….
Ini terlalu perih, mengiris hati,
Seakan-akan kau merayakan ini
Dan tak peduli,
Kau hancurkan semua hanya untuk kejar materi…
Selamat tinggal kau pendusta hati…, pendusta janji…
Hari-harimu kan penuh karma…
Selamat tinggal kau pendusta hati…, pendusta janji…
Hari-harimu kan penuh karma…
Menantang hari, coba ‘tuk temui, semua rasa benci dan segala aral menanti
Blah! Bosan ku melihat semua pecundang, membabi buta teriak tanpa alasan
Menghabisi teman, puh! Ludahi kawan, merasa benar, memaksa semua ambisi!
Bangkit berontak, tak kuasa terus berdiam diri!
Disini ku melawan!, takkan ada lagi korban!
Tarik kembali, semua hakmu yang paling hakiki, dan tanpa ternodai!
Bangkit!, bangkit!
Raihlah semua kembali!
Bebaskan gerak diri!
Melangkah dengan pasti!
Bangkit bangkit!
Temukan semua yang t’lah hilang, dan takkan lepas!
Takkan ku lagi, berdiam diri, coba ‘tuk akhiri, segala yang ku alami….
Bangkit berontak, tak kuasa terus berdiam diri!
Disini ku melawan!, takkan ada lagi korban!
Tarik kembali, semua hakmu yang paling hakiki, dan tanpa ternodai!
Bangkit! Bangkit!
Raihlah semua kembali!
Bebaskan gerak diri!
Melangkah dengan pasti!
Bangkit! Bangkit!
Raihlah semua kembali!
Mantapkan semua dalam diri….go!
Berharap tuk Kisah Ini akan lebih baik
Terbaring kudisini menerawang ke langit
*
Tunjuk satu bintang, buatkan harapan
Terbang tinggi menuju resah yg ada
Aku dan dirimu tentukan pilihan nanti
Reff:
Walau kau disini
Tak peduli, tentang perasaan ini
Ketika Kau terjatuh
Pastikan Nafasku menyelamatkanmu
**
Hariku,Harimu
Yakinkan kemelud ini usai
Hariku,Untukmu
Takan Berubah ditelan waktu
Katakan Semua yg ada dibenak kita
Jadikan sederhana tanpa kata cela
dan buat bermakna.....
Back to *
Back To Reff
Jangan, jangan prnah hilang
Semua rasa, takan penah berubah
Hingga, Langkah ini lelah
Trus mengejar, Terus tak menyerah.......
Back to Reff
Back to **
Desember ini, genap menahun, ku menyendiri
Tanpa sosok yang, mengisi hari, ‘tuk ku nikmati
Hampa terasa dan sepi pun menyapa…
Ku tinggal mati, rasa yang pernah, t’rus menghantui
Ku coba berlari, terus menghindar, dustai hati
Sesak terasa…dan aku pun tersiksa…
Lewati batas luka…luka….
Dan…semua tak pernah terduga…
Satu impian, datang…..
Dan…semua tak pernah terduga
Satu impian…datang…
Ku ingin terikat, akhiri sepi, tak lagi sendiri….
Selimuti luka, basuhi perih, selamatkan hati….
Lepas terasa, dia datang dan menjelang….begitu luar biasa….Dia….
Dan…semua tak pernah terduga…
Satu impian, datang…..
Dan…semua tak pernah terduga
Satu impian…datang…